Tuesday, August 18, 2015

Wahai Tuan, Mengapa Engkau Tayammum di Pinggir Sungai...

Imam al-Hafizh Abu Nu'aim al-Ashfihani dalam Hilyah berkata:

Kami diberitahu oleh Ahmad bin Ishaq, ia berkata: kami diberitahu oleh Muhammad bin Yahya bin Mandah, ia berkata: kami diberitahu oleh Ahmad bin Mahdi, ia berkata: kami diberitahu oleh Ahmad Al-Dauraqi, beliau menceritakan:

Pada suatu ketika, Ma'ruf al-Karhi sedang duduk di tepi sungai Dajlah, lalu kemudian beliau bertayammum di pinggir sungai tersebut. 
Melihat hal tersebut, orang-orang berkata: 
"Wahai Tuan, bukankah air dekat dengamu? (mengapa engkau justru bertayammum?)". 
Al-Karkhi menjawab: 
"Aku khawatir tidak hidup lagi hingga sampai ke sungai tersebut!".


[Dari kitab Hilyah al-Auliya' wa Thabaqat al-Ashfiya', karangan Abu Nu'aim Al-Ashfihani, Juz. VIII halaman: 364]

No comments:

Post a Comment

Komentar yang sopan ya... :D

Lukisan dan Titik Merah

Setelah menyelesaikan sebuah lukisan, seorang seniman merasa sangat puas. Pikirnya, inilah lukisan terbaik yang pernah ia buat sepanjang ...