Antara Agama dan Tanah
Pulang lebaran ini, saya berkesempatan 'mengobrak-abrik' pustaka yang sudah lama saya tinggalkan. Memang, iba sekali rasanya hati telah lama berpisah dengan buku-buku kesayangan. Berpisah dengan pustaka, sama rasanya berpisah dengan istri. hehehe.Dari sekian banyak buku yang saya lihat, pandangan tertuju pada sebuah petikan quote dalam buku berjudul "Assalamu'alaikum: Islam itu Agama Perlawanan" karangan Eko Prasetyo yang diterbitkan oleh Resist Book, Yogyakarta.
Ohya, buku-buku karangan Eko Prasetyo cukup banyak dalam koleksi pustaka saya. Judul-judulnya sangat atraktif dan menggigit, seperti: Orang Miskin Dilarang Sakit, Orang Kaya Dilarang Bekerja (Orang Kaya di Negeri Miskin).
Kalau anda berkunjung ke Gramedia, buku-buku Eko akan terpampang pada bagian buku-buku bertema sosial atau mungkin politik.
Melalui bukunya, Eko mencoba menyampaikan kritik terhadap fenomena-fenomena sosial dan ketimpangan yang terjadi di tengah masyarakat, seperti kemiskinan, korupsi, KKN dan lain sebagainya. Khusus dalam buku Assalamu'alaikum: Islam itu Agama Perlawanan ini, Eko meramunya dengan sentimen agama sehingga terkesan berbeda dengan buku-bukunya yang lain. Bisa saya katakan: nuansa sosialisme Islam-nya amat terasa!
Baik, kita kembali ke petikan dimaksud. Petikan ini membuat saya tertegun, tapi tidak ingin mengulasnya lebih lama. Berikut capturenya:
Selengkapnya, silahkan anda beli bukunya dan baca sendiri!
Salam.

Bagaimana Komentarmu?