Wednesday, July 22, 2015

Antara Agama dan Tanah

Pulang lebaran ini, saya berkesempatan 'mengobrak-abrik' pustaka yang sudah lama saya tinggalkan. Memang, iba sekali rasanya hati telah lama berpisah dengan buku-buku kesayangan. Berpisah dengan pustaka, sama rasanya berpisah dengan istri. hehehe.

Dari sekian banyak buku yang saya lihat, pandangan tertuju pada sebuah petikan quote dalam buku berjudul "Assalamu'alaikum: Islam itu Agama Perlawanan" karangan Eko Prasetyo yang diterbitkan oleh Resist Book, Yogyakarta.

Ohya, buku-buku karangan Eko Prasetyo cukup banyak dalam koleksi pustaka saya. Judul-judulnya sangat atraktif dan menggigit, seperti: Orang Miskin Dilarang Sakit, Orang Kaya Dilarang Bekerja (Orang Kaya di Negeri Miskin).

Kalau anda berkunjung ke Gramedia, buku-buku Eko akan terpampang pada bagian buku-buku bertema sosial atau mungkin politik.

Melalui bukunya, Eko mencoba menyampaikan kritik terhadap fenomena-fenomena sosial dan ketimpangan yang terjadi di tengah masyarakat, seperti kemiskinan, korupsi, KKN dan lain sebagainya. Khusus dalam buku Assalamu'alaikum: Islam itu Agama Perlawanan ini, Eko meramunya dengan sentimen agama sehingga terkesan berbeda dengan buku-bukunya yang lain. Bisa saya katakan: nuansa sosialisme Islam-nya amat terasa!

Berdasarkan selera saya, ramuan kata-kata yang ditulis Eko Prasetyo sangat enak dibaca karena ringan dan menyentak! Gaya bahasanya lugas dan renyah, membuat anda ingin menghabiskannya dalam satu hari.

Baik, kita kembali ke petikan dimaksud. Petikan ini membuat saya tertegun, tapi tidak ingin mengulasnya lebih lama. Berikut capturenya:


Selengkapnya, silahkan anda beli bukunya dan baca sendiri!
Salam. 

No comments:

Post a Comment

Komentar yang sopan ya... :D

Lukisan dan Titik Merah

Setelah menyelesaikan sebuah lukisan, seorang seniman merasa sangat puas. Pikirnya, inilah lukisan terbaik yang pernah ia buat sepanjang ...