Monday, March 14, 2016

Keindahan Negeri Singa dari Selat Singapura

Singapura waktu malam,
Lampu neon indah berkilauan
Gedong tinggi gemerlapan,
Sungguh megah tiada bandingan

Begitu senandung merdu keroncong yang dibawakan Saloma dalam film Labu Labi (1962) arahan Tan Sri P. Ramlee, liriknya melukiskan indahnya nuansa malam Singapura kala itu.

Tapi, Singapura ternyata tak hanya indah di waktu malam, di siang hari pun tak kurang eloknya. Bahkan untuk sekedar dilihat dari laut pun, negeri Singa ini tetap mempesona.

Karena saya bukan sastrawan, jadi saya tidak begitu pandai menggambarkan keindahan melalui susunan kata. Biarlah beberapa bidikan mata kamera handphone saya ini yang mewakilinya.


Cobalah perjalanan singkat dari Harbour Bay Batam ke Harbour Front Singapura untuk membuktikannya. Dalam perjalanan lebih kurang 45 menit ini, mata anda akan disuguhi eloknya pemandangan bahari menyusuri selat dan pantai Singapura melewati Pulau Sentosa.

Angkutan ferry cepat dari Harbour Bay ke Harbour Front tersedia hampir setiap jam, mulai jam 06 pagi hingga menjelang jam 10 malam. Untuk ongkos tidak begitu mahal, cukup membayar Rp. 380 ribuan untuk perjalanan pulang pergi.
Suasana di dalam Ferry Horizon 7
Ketersediaan sarana transportasi ini adalah jawaban dari ramainya lalu lintas manusia di kawasan Sijori (Singapura-Johor-Riau).

Untuk menikmati pemandangan bahari yang indah ini, hanya ada satu syarat: Jangan tidur di dalam kapal! :D.

Dari atas kapal Horizon 7, menyusuri pantai Singapura
Jangan lupa, siapkan segala kelengkapan imigrasi begitu masuk ke neger ini. Ingat, jaga ketertiban dan jangan jepret-jepret foto ketika check point di imigrasi. urusan bisa panjang! Hmm, negeri ini memang terkenal ketat menerima pendatang asing! Tapi jangan khawatir, ada anekdot yang bilang: masuk ke Singapura tak sesulit masuk ke Sumatera Utara! kok begitu? Yah, kalau masuk ke Singapura, kamu hanya kena check imigrasi 1 kali, tapi kalau masuk ke Sumatera Utara, kamu bisa kenal razia di jalan 5 hingga 7 kali ... :D, begitulah ....

Ohya, satu lagi: Kalau nggak mau dihukum gantung, jangan coba-coba bawa narkoba :D. hehe.


Pelabuhan Harbourfont, Singapore
Sembari menikmati cerahnya langit dari Selat Singapura, mari kita selesaikan alunan keroncong Saloma:

...
Sejak dulu 'dah tersurat,
Singapura tak kurang kisahnya,
Antaranya paling dahsyat
Ikan todak mlanggar Singapura

Zaman pun berubah sudah

Kini negeri makmur damai, permai...
Singapura makin indah
Rakyat hidup damai

Singapura maju jaya

Tetap dalam aman dan sentosa
Makin hari tambah kaya
Apabila di dalam Malaysia...

No comments:

Post a Comment

Komentar yang sopan ya... :D

Lukisan dan Titik Merah

Setelah menyelesaikan sebuah lukisan, seorang seniman merasa sangat puas. Pikirnya, inilah lukisan terbaik yang pernah ia buat sepanjang ...