Tuesday, May 3, 2016

Pohon Kurma Di Masjid Agung An-Nur Pekanbaru Berbuah

Tak perlu jauh-jauh Timur Tengah untuk melihat kebun kurma! Datang saja ke Masjid Agung Annur Pekanbaru, Riau. Di sekeliling masjid ini terdapat beberapa pohon kurma, sehingga terkesan ketika mengunjungi masjid ini seakan sedang berkunjung ke Timur Tengah. (lebay :D)

Di antara pohon-pohon kurma tersebut, ada yang sudah berbuah. Waktu ane ke sini akhir April 2016 lalu, buahnya masih mentah.


pohon kurma yang berbuah di masjid agung Annur Pekanbaru, dipagari supaya tidak diganggu tangan jahil
Dilihat dari bentuknya, kurma ini sepertinya jenis zaghlul atau hijazi, terlihat dari ciri fisiknya yang berwarna kekuningan dan berukuran kecil. Wallahu A'lam, saya hanya melihat dari jauh.

Pengurus masjid memagari pohon kurma yang berbuah agar terhindar dari tangan-tangan jahil. Apalagi, sebagian masyarakat Indonesia percaya kalau kurma hijau atau kurma mentah itu adalah obat.

pohon kurma berbuah di masjid agung Annur Pekanbaru
Apa? Kurma mentah bisa jadi obat? Obat apa? Obat Mandul!

Entah dari mana cerita ini berkembang, tapi nyatanya banyak yang percaya. Tak heran kalau di tanah suci, banyak jamaah umrah yang membeli putik kurma (mentah) yang masih hijau untuk dibawa pulang, buat oleh-oleh bagi kerabat yang belum dikaruniai anak keturunan.

Di pasar Balad atau Kournish, Jeddah, penjual kurma hijau mudah ditemui. Umumnya, ketika melihat jemaah asal Indonesia, para pedagang akan datang -ada juga yang membawa gerobak sorong- menawarkan putik kurma hijau yang sudah dibungkus plastik. Harganya berkisar 10 Riyal per bungkus.

"Haji... haji ... kurma muda... kurma muda... Obat... obat...". sepertinya mereka sudah terbiasa mengucapkan itu. :D

Apakah rumor ini diciptakan untuk kepentingan bisnis? Wallahu A'lam. Tapi memang, kurma dari dulu sudah dikenal sebagai makanan penambah kesuburan, baik pada laki-laki maupun perempuan. Kandungan kurma yang kaya vitamin, A, B dan E, zat besi dan nutrisi lain dipercaya bisa memberi harapan bagi mereka yang sudah lama merindukan keturunan. Tapi, untuk mendapatkan khasiat itu, sepertinya tidak perlu mengkonsumsi kurma muda yang kelat dan pahit itu. Kurma yang matang justru memiliki nutrisi yang lebih kaya.

Jadi, konsumsi saja kurma 7 butir per hari, bila perlu ditambah dengan asupan lain seperti madu, atau jus anggur, jus buah delima (rumman), Insya Allah bisa menambah kesuburan bagi pria dan wanita. Dan jangan lupa, banyak-banyak berdoa!

taman kebun kurma di salah satu sisi masjid Annur Pekanbaru
Baik, kembali ke cerita kebun kurma di Masjid Annur Pekanbaru... Saya jadi terfikir kalau ternyata kurma bisa tumbuh dan berbuah di Indonesia. Teknologi rekayasa genetika zaman sekarang sepertinya sangat memungkinkan untuk mengembangkan tanaman kurma di wilayah tropis. Saya jadi membayangkan andai saja di Riau ini ada hamparan kebun kurma yang luas, tentu akan sangat menarik dan bisa jadi alternatif 'pemandangan' di Riau yang selama ini hanya didominasi kebun-kebun sawit.

2 comments:

Komentar yang sopan ya... :D

Kisah Sang Imam 1001 Dalil

Suatu ketika, Imam al-Fakhrur Razi (w. 605 H) berjalan di kota Ray, dengan diiringi barisan muridnya yang begitu banyak. Tak lama, romb...